Diari Skripsi Bag. 24: Kenangan Abstrak Gagal Muat, It’s Okay…

Original Source: http://aftinanurulhusna.multiply.com/journal/item/352/Diari-Skripsi-Bag.-25-Kenangan-Abstrak-Gagal-Muat-Its-Okay…

Mar 26, ’12 10:45 PM

Kayaknya menyenangkan kalau bisa mempublikasikan sebagian hasil penelitian skripsi kita dalam sebuah event ilmiah nasional. Tapi, belum beruntung. Insya Allah ada waktunya di kesempatan yang lebih baik. BTW, kapan ya temu ilmiah psikologi Islami ada lagi? Tahun ini? Tahun depan? Insya Allah😀

Eh, nggak diterimanya itu apa karena judulnya tidak sesuai tema “pendidikan karakter” ya? Bertanya-tanya…

***

DIMENSI KEBERAGAMAAN DALAM REGULASI DIRI

MAHASISWA BERPRESTASI

(Studi Fenomenologis)

Aftina Nurul Husna

Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro, Semarang

Abstrak

          Regulasi diri dipandang menjadi kunci yang membuat mahasiswa mampu mencapai prestasi tinggi dan seimbang dalam hal akademik maupun perkembangan diri. Proses regulasi diri melibatkan keaktifan seseorang dalam menghasilkan pikiran, afek dan tindakan, merencanakan serta terus-menerus mengadaptasikannya guna mencapai tujuan-tujuan.

Penelitian ini bertujuan memahami proses regulasi diri yang dilakukan oleh mahasiswa yang berprestasi tinggi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis dan metode fenomenologi deskriptif untuk analisa data wawancara. Partisipan penelitian ini berjumlah dua orang yang merupakan mahasiswa yang menerima gelar “Mahasiswa Berprestasi” lewat kompetisi tahunan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi.

Tulisan ini menyorot salah satu esensi yang ditemukan peneliti, yaitu keberagamaan. Terdapat tiga tema umum yang mencirikan dimensi keberagamaan dalam proses regulasi diri: 1) keyakinan-keyakinan religius yang mendukung prestasi, 2) doa dan pengamalan agama sebagai usaha yang menentukan dan 3) kebersyukuran sebagai reaksi yang menyertai dan menengahi antara reaksi puas dan tidak puas atas hasil. Tiga hal tersebut mendukung dihasilkannya pikiran, afek, dan tindakan yang memfasilitasi proses regulasi diri itu sendiri lewat optimisme, pengendalian diri dan manajemen stres.

Disimpulkan bahwa pencapaian prestasi didukung oleh keyakinan adanya peran Tuhan dan pengaruh hubungan antara diri sebagai manusia dengan Tuhan. Lepas dari hambatan metodologis dan generalisasi, penemuan ini menegaskan pentingnya keberagamaan dalam usaha berprestasi bagi mahasiswa dan secara umum mendukung penyelenggaraan pendidikan, terutama pendidikan karakter yang menekankan keimanan dan ketakwaan peserta didik.

Kata kunci: regulasi diri, mahasiswa berprestasi, keberagamaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s