KKN Story Bag. 6: People, I Thank You

Original Source: http://aftinanurulhusna.multiply.com/journal/item/92/KKN-Story-Bag.-6-People-I-Thank-You

Aug 19, ’10 2:58 AM

Salah satu cara bersyukur atas nikmat yang Allah berikan adalah dengan berterima kasih pada manusia yang terlibat dalam mekanisme yang Allah punya dalam memberikan nikmat tersebut. Berpartisipasi dalam KKN adalah salah satu nikmat yang Allah berikan kepadaku. Ini kesempatan langka untuk berada pada suatu tempat selama waktu tertentu, untuk sebentar saja menjadi manusia yang bermanfaat, untuk sebentar saja menjadi manusia terbaik bagi sesamanya.
Ada begitu banyak nikmat, tidak dapat kuhitung, tetapi cukup kuucapkan “segala puji hanya bagi Allah, Tuhan semesta alam”. Banyak hal yang dapat disyukuri dan karenanya aku berterima kasih pada banyak sekali orang yang kutemui sepanjang KKN. Sama seperti motto psikologi: “Selama ada manusia, di situ ada psikologi”, aku jadi ingin berucap: “Selama ada manusia, di situ ada pengabdian, di situ ada perbuatan, di situ ada perbuatan mulia, di situ ada pahala, di situ ada rasa syukur.” Hoho… kalimat bagus😀
Perjalanan pergi dan pulang, dari pagi sampai malam, terasa sangat menyenangkan. Bercanda ria dan mengobrol dengan teman-teman, juga sangat menyenangkan. Bertemu orang-orang yang mana uluran tanganmu sangat dibutuhkan, sangat sangat sangat terasa menyenangkan! Banyak hal lucu terjadi dan sampai sekarang jika mengingatnya, aku jadi tersenyum sendiri. Setidaknya, ada cara yang Allah punya sehingga aku tidak jatuh stres karena begitu banyak tugas yang harus dikerjakan. Perasaan ringan untuk melangkahkan kaki menuju tempat KKN dan pulang dengan harapan hari besok yang lebih menyenangkan lagi sungguh membuatku hidup dengan semangat KKN. Yes!
Dengan cerita-cerita KKN ini semua, dari bagian 1 sampai 6, aku ingin berbagi pengalaman bagi teman-teman yang menjadi peserta KKN periode berikutnya. Aku ingin berbagi semangat, terutama bagi teman-teman yang memandang KKN sebagai beban, menjalaninya dengan cara yang membosankan, mengisinya dengan keluhan-keluhan, atau memiliki pandangan yang negatif-positif: KKN sebagai ajang mendapatkan nilai syarat lulus kuliah semata.
Kupikir, KKN itu tantangan, kesempatan kita untuk melatih softskill berada dalam masyarakat dan memanfaatkan ilmu yang kita dapatkan di bangku kuliah. KKN itu tantangan, menggelitik kreativitas dan inovasi untuk menjalaninya secara menarik. KKN itu gudang pahala, sekalipun ada banyak kesukaran dan dukanya, baik materi, psikis, maupun fisik. Dan, KKN adalah salah satu cara untuk lulus hidup di masyarakat dunia. Tidak ada sukses yang dialami sendirian. Kita tidak sedang hidup di atas menara gading. Ada banyak manusia yang sama-sama mencari penghidupan seperti kita. Kenapa kita tidak sukses bersama-sama lewat KKN dan pengabdian kita di dalamnya?
Cerita-cerita yang ada di sini adalah buah berinteraksi dengan banyak sekali orang, baik orang yang penting maupun yang sekadar lewat saja di hadapanku. Ini sama seperti yang dialami teman-teman semua, sehingga kalian mungkin punya cerita serupa. Ada banyak sekali orang (… kusebutkan dalam hati…) dan THANK YOU ALL!!
Setelah KKN selesai, kita bersemangat lagi menjalani perjalanan menuju pos kehidupan lain dalam hidup kita. YUK!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s