Lelah, Bermimpi dan Terbangun

Original source: http://aftinanurulhusna.multiply.com/journal/item/310/Poetry-of-The-Week-Lelah-Bermimpi-dan-Terbangun

Oct 1, ’11 10:46 PM

I
 
Lelah itu aneh.
 
Tak ada hal lain yang lebih diinginkan selain merebah,
tenaga habis sudah,
dan pikiran melumpuh.
 
Memandangi langit-langit yang rendah…
membayangkan bintang-bintang yang jauh…
Ada rasa lemah dan tak bisa tidak selain goyah.
 
Dan lelah memang aneh, untunglah.
II
 
Bermimpi itu aneh.
 
Yang nyata satu-satu runtuh,
inilah dunia tak-ada-yang-salah,
inilah dunia tak-ada-yang-kalah.
 
Inilah dunia menangis-dengan-mudah,
inilah dunia tertawa-tanpa-gundah,
sampai nanti sadar merekah.
 
Dan bermimpi memang aneh, untunglah.
 
III
 
Terbangun itu aneh.
 
Karena, kembali, pasti akan lelah,
namun, seperti pulang ke rumah,
merasa susahkah?
 
Seruan marah atau senyuman ramah,
tragedi atau peristiwa indah,
gaduh, riuh, meriah!
 
H-a-y-a-h. Sungguh!
 
 
 
Semarang, 1 Oktober 2011; 22:40

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s