Hidup yang Mengajarimu Sesuatu

Original source: http://aftinanurulhusna.multiply.com/journal/item/90/Poetry-of-The-Week-Hidup-yang-Mengajarimu-Sesuatu

Aug 19, ’10 12:48 AM

Kalimat ini bergema dalam hidupku. Sementara aku masih mampu melihat, mendengar, dan merasakan tentang apa-apa yang menimpa setiap detik  napas dan detak jantung yang ada…
Sungguh, hidup tengah mengajari kita sesuatu, tetapi sering kita tidak tahu. Sekalipun kita tahu apa yang terjadi, sering kita tidak benar-benar mengerti. Sekalipun kita merasa mengerti, fakta terjungkir-balik agar kita mengetahui hal lain, yang tidak terlihat oleh pandangan yang bertendensi, yang tidak terasa oleh hati yang tidak murni.
***
… berada dalam misi yang tak pasti.
Mencari apa-apa yang lahir dari abu karena api.
Di antara berjuta fragmen miskin makna…
Ada hidup yang mengajarimu sesuatu.
Sungguh tiada kesiaan…
***
Buntu memikirkan puisi yang panjang. Akhirnya, hanya menjadi empat baik. Hoho… sepertinya ini kalimat terbaik yang pernah kupikirkan. “Ada hidup yang mengajarimu sesuatu” cukup untuk membuatku punya pandangan yang lebih reliabel dalam menghadapi apa-apa yang terjadi dalam hidup dan tidak terlalu cepat mengambil keputusan tentangnya.
 
Ada satu masalah yang sangat sering dialami oleh manusia, kita. Menilai dengan kecenderungan karena alasan-alasan emotif. Aku sering mengalami hal yang demikian. Betapa tidak mungkin tidak ada orang yang tidak pernah kecewa atau merasa ditinggalkan. Tidak ada yang melarangmu untuk merasakan bahwa yang terburuk mungkin tengah terjadi. Sekalipun wajar untuk memiliki perasaan negatif tertentu karena sesuatu hal, cukup menyedihkan jika hidup yang singkat beberapa menitnya dihabiskan untuk merutuki perlakuan orang lain.
 
Hal-hal buruk tidak hanya muncul dari diri orang lain, tetapi juga dari situasi. Tidak ada yang salah jika kita mengeluhkan cuaca buruk, hidup dalam krisis, tertimpa kecelakaan, atau apapun… Tetapi, tetap saja… cukup merugikan jika hidup yang tidak kita tahu kapan ia berakhir dihabiskan untuk tidak mendapatkan hikmah dari kejadian.
 
Logika tentang kehidupan ini tidak sulit untuk dipahami. Cukup memahami bahwa diri ini sesungguhnya tengah berada dalam proses untuk senantiasa menjadi sesuatu, apakah itu suatu kedudukan atau mimpi dan pencapaian. Adakah makna dimiliki oleh satu langkah dalam perjalanan, setetes peluh, setarik napas, dan setitik air mata? Tentu saja ada. Pernahkah kau memikirkan tentang apa arti kelelahan yang membuat kita meradang atau memutuskan terlelap? Itu ada artinya.
 
Adalah sulit untuk memiliki gambaran utuh kehidupan secara menyeluruh. Tetapi, jika kita bertahan untuk menghadapi hal yang satu-satu terjadi, yang kemudian yang satu-satu menyusun dirinya menjadi gambaran utuh tentang apa yang terjadi… Kita akan punya banyak kenangan yang membuat kita tersenyum pada saat kita menoleh ke belakang, mungkin, di saat-saat terakhir hidup kita: Ada yang sudah kita perbuat, ada yang sudah kita pelajari.
 
Terserah apa kata orang tentang filosofi kehidupan mereka. Bagiku, kini dan mungkin selamanya, hidup adalah tempat, sekalipun sering aku mengeluh tentangnya, aku belajar. Jika aku bertanya adakah makna di antara hal-hal yang mungkin kau anggap sampah, maka aku akan mendapat jawaban bahwa sampah-sampah itu adalah yang akan mengajarimu sesuatu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s