Si Kesempatan Kedua

Original source: http://aftinanurulhusna.multiply.com/journal/item/164/Poetry-of-The-Week-Si-Kesempatan-Kedua

Dec 10, ’10 7:29 AM

Oh my…
Si kesempatan kedua…
Tidak datang berdua-dua dengan hati yang mendua
Ambil? Tinggalkan saja?
Tinggalkan? Ambil saja?
 
Oh my…
Bahkan cukup sulit untuk menentukan, benarkah itu kesempatan kedua?
Mungkin sudah yang ketiga…
Atau mungkin sudah yang kesekian yang terlupa?
Atau yang terakhir dan lagi-lagi ia menguap ke udara.
 
Oh my…
Manusia, kurang berusaha… 
Kurang bahagia…
Mencari-cari yang tidak ada, padahal ada.
Mengada-adakan, padahal tidak ada.
 
Si kesempatan kedua melompat-lompat seperti kelinci.
Si kesempatan kedua berkelit seperti belut.
Si kesempatan kedua melarikan diri seperti singa.
Si kesempatan kedua mengganggu seperti ulat.
 
***
Benarkah kesempatan kedua itu ada? Jika kita berpikir tentang esensi berbagai kejadian dan peristiwa… kesempatan kedua tidak pernah ada. Selama hidup tidak berulang, kesempatan juga tidak berulang. Kesempatan kedua yang sering kita harapkan sebagai kesempatan untuk memperbaiki kesalahan sesungguhnya adalah kesempatan yang lain lagi. Hanya saja, apakah kita menyadarinya sebagai kesempatan yang baru? Jika kita sadar, apakah kita mau mengambilnya dan tidak membiarkannya pergi lagi?
 
Sepanjang masih ada detik-detik baru… itulah kesempatan baru… Sepanjang tidak mati setelah ini…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s