Properti Pertama dan Cerita yang Hilang

Original post: http://aftinanurulhusna.multiply.com/journal/item/65/Topic-of-The-Week-Properti-Pertama-dan-Cerita-yang-Hilang

 

Properti pertama yang benar-benar kumiliki dan kujaga sampai sekarang bukan rumah atau benda mati lainnya. Adalah sebuah buku yang dibelikan oleh ibu waktu aku kelas lima SD. Sebelumnya sudah ada beberapa buku, tetapi buku ini adalah buku yang paling mengena dalam hatiku sampai saat ini. Ketika aku kehilangan topik tulisan, beberapa kali aku kembali membaca buku ini.
Buku ini berjudul “Hikmah dalam Humor, Kisah, dan Pepatah” karya A. Aziz Salim Basyarahil. Sejak membaca buku ini, aku jatuh cinta pada kisah-kisah penuh hikmah. Dari sinilah aku mulai berburu kalimat-kalimat mutiara. Dari sinilah aku belajar bahwa kesadaran sebagai manusia begitu sulit dan yang tidak dapat kita pahami, betapa Allah Swt Maha Penyayang. Lewat cerita-cerita penuh hikmah aku tahu mana yang benar, mana yang salah…
Sekarang bukunya sudah agak rusak. Beberapa bagian sudah sobek dan terlipat-lipat. Baunya sudah apak. Di lembar pertama, ada tulisan tanganku waktu kelas lima yang menunjukkan siapa pemilik buku ini. Di beberapa halaman, ada coretan-coretan tangan adikku yang waktu itu masih kecil. Banyak sekali kesan dan kenangan, tidak hanya dari fisik buku itu, tetapi juga dari isinya. Sebagian besar kisah berasal dari masa kejayaan Islam dan aku berkenalan dengan banyak tokoh di masa lalu, mulai dari orang biasa sampai khalifah-khalifah. Tokoh favoritku adalah Umar bin Khattab yang cerita hidupnya beberapa kali dimunculkan dalam buku. Tokoh lainnya adalah cucu beliau, Umar bin Abdul Aziz. Sosok-sosok lainnya yang tidak dapat kusebutkan memunculkan perasaan tersendiri: bangga. Inilah Islam. Betapa mulianya orang-orang itu sebagai pemimpin umat atau ulama. Inilah orang-orang ideal…
 
Sampai hari ini aku ingin sekali membaca sebuah cerita yang hilang. Ada sebuah cerita tentang pemerintahan yang adil, yang aku lupa kubaca di buku apa. Aku lupa siapa tokohnya, tetapi jelas melibatkan seorang khalifah. Ceritanya kurang lebih begini…
 
Di suatu daerah di wilayah kekuasaan muslim, ada seorang “kepala daerah”. Karena ia ingin menyenangkan hati khalifahnya, ia ingin membangun sebuah masjid. Dia mencari-cari tanah dan ditemukannya sepetak tanah yang di situ berdiri rumah seorang Yahudi. Karena ia termasuk orang-orang yang punya wewenang, ia memutuskan menggusur rumah orang Yahudi itu untuk mendirikan masjid. Orang Yahudi itu menolak, tetapi usahanya sia-sia karena tidak didengarkan. 
 
Akhirnya, orang Yahudi itu mengadukan kelakuan “kepala daerah” itu kepada khalifah. Khalifah yang taat kepada Allah kemudian memutuskan bertindak adil. Ia memperingatkan bawahannya itu untuk tidak mendirikan masjid di tanah milik Yahudi tersebut. Khalifah memperingatkan dengan mengirimkan sepotong tulang unta yang digoreskan sebuah garis lurus. Begitu melihat tulang itu, si “kepala daerah” langsung sadar bahwa perilakunya mendzalimi orang lain… 
 
Huhu… nangis aku. Kenapa? Karena aku tidak bisa membaca cerita itu lagi. Cerita itu hilang entah ke mana? Bertahun-tahun ingin sekali membaca cerita itu lagi, terutama di bagian apa makna sebenarnya dari garis lurus yang digoreskan di tulang unta itu yang aku lupakan😦
 
Indah sekali cerita itu… Masih banyak lagi kisah tentang pemerintahan yang adil di masa lalu yang membuatku, seandainya ada mesin waktu, ingin hijrah di masa itu. Ingin sekali berkenalan dengan para khalifah, belajar bersama di majelis para ulama…
 
***
Demikianlah aku belajar tentang moralitas Islam lewat teladan orang-orang di masa lalu. Dibandingkan dengan saat ini… Berita Israel merebut tanah milik orang Palestina membakar kupingku. Dunia begitu aneh, dunia begitu berbeda dari masa ke masa… Tetapi yang benar dan salah adalah sesuatu yang sudah digariskan Allah, sama sepanjang masa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s