Yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah

Original post: http://aftinanurulhusna.multiply.com/journal/item/79/Topic-of-The-Week-Yang-Paling-Berpengaruh-dalam-Sejarah

 

Ini buku yang baru saja selesai kubaca sekilas: 100 Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah. Sejarah pertemuanku dengan buku ini:
 
Bermula ketika aku masih kelas 2 SD. Salah seorang relative-ku membaca buku ini. Buku ini kutemukan tanpa sampul dan begitu lecek. Beberapa halaman awalnya sengaja disobek sehingga isinya langsung melompat ke tokoh nomor 2, yaitu Isaac Newton. Dari mana aku tahu, aku tidak tahu, tetapi aku akhirnya tahu kalau Nabi Muhammad adalah orang pertamanya. Sungguh mengejutkan dan menyenangkan sekalipun perlu berjarak 10 tahun lebih agar aku dapat membaca pendapat penulisnya tentang beliau.
 
Karena mengetahui kenyataan tersebut, besoknya di kelas aku mengobrol dengan teman-temanku soal buku itu. Saat itu yang populer adalah 25 jilid buku seri tokoh dunia. Kupikir buku seri tokoh dunia ada hubungannya dengan buku 100 tokoh. Aku bertanya pada temanku yang punya buku seri tokoh dunia, adakah nama Muhammad. Dia jawab kalau yang ada adalah Mahatma (Gandhi). Hoho… aku bingung sampai-sampai meragukan kemampuan membacaku sendiri. Memang, nama Muhammad tidak ada dan itu mengecewakanku. 
 
Ketika aku kelas 5 SD, aku dihadiahkan buku humor, kisah, dan pepatah dari ibu. Salah satu isinya adalah tentang sosok nomor satu di dalam buku M. Hart ini. Rasanya senang bisa membaca, tetapi karena cuma tentang satu orang saja, aku jadi tidak dapat benar-benar membandingkannya. Kupikir, sudahlah… Sampai kapan pun mungkin aku tidak akan pernah bertemu dengan buku itu.
 
Seling beberapa tahun, tepatnya tiga tahun terakhir di mana aku semakin dekat dengan internet, barulah aku tahu kalau buku ini ada versi elektroniknya dan bisa diunduh gratis. Malah, bersamaan dengan misi menemukan buku ini, aku menemukan banyak buku lain yang menggugah. Karena niat utamaku membaca buku ini adalah memuaskan keingintahuanku tentang tokoh-tokoh yang ditetapkan sebagai yang berpengaruh, maka penjelasanlah yang kucari. Versi elektronik yang kudapatkan tidak langsung dapat kubaca begitu mendapatkannya. Ada selang waktu sampai hari ini.
 
Di pertengahan selang waktu tersebut, aku menemukan buku tersebut ada di rumah nenek (milik sepupu) ketika aku mengunjunginya dua tahun yang lalu. Karena kunjungan itu singkat, aku tidak dapat membacanya secara baik. Lompat, lompat, dan lompat. Barulah hari ini aku benar-benar membacanya, dari pengantar sampai lampiran dan aku menemukan lebih banyak hal ketimbang mengetahui biografi dan penjelasan mengapa orang-orang tersebut begitu berpengaruh.
 
***
Kita bertanya-tanya, apa itu pengaruh. Pengaruh itu ada pada hubungan sederhana: kau dipukul lalu kau marah. Itu artinya kau sudah terpengaruh. Sama seperti intan yang dapat menggores logam. Atau yang terjadi ketika kau belajar dan apa yang kau pelajari menambah kapasitas intelektualmu. Itulah pengaruh.
 
Sulit memahami artinya dengan kamus bahasa Indonesia (karena begitu dangkalnya). Lewat sumber dari internet aku memahami bahwa pengaruh berarti sesuatu yang dapat menimbulkan efek atau perubahan. Sesuatu itu dapat berupa apa saja dan apa yang berubah dapat berupa apa saja pula. Satu perubahan kecil saja, satu perbedaan kecil saja yang disebabkan oleh sesuatu, maka sudah terjadi: pengaruh. Mengapa pengaruh dapat ada di dunia ini? Jawabannya adalah power. Karena ada kekuatan itulah sesuatu dapat bergerak atau berhenti dan perubahan atau perbedaan yang terjadi menunjukkan adanya pengaruh.
 
Semua orang punya power, tetapi sangat jarang ada orang yang punya power besar secara individual dalam dirinya. Sangat sering power tersebut dicapai bersama-sama, makanya orang-orang membangun persekutuan, serikat, organisasi, kelompok, bahkan yang terkecil pertemanan antara dua orang saja. Itu artinya manusia memang tidak bisa sendirian. Ketika ia ingin berbuat sesuatu, terutama yang bertujuan untuk suatu perubahan, maka ia butuh companion yang kuat. Karena tidak ada manusia yang sempurna, maka ia harus tahu siapa companion yang dapat menyempurnakan dirinya. Kau tak punya tangan, maka kau butuh orang yang bisa memberikan tangan. Kau tak punya otak, maka yang kau butuhkan adalah orang yang punya otak. Kau tak punya keberanian, maka yang kau butuhkan adalah orang yang berani. Dua tangan lebih baik daripada hanya satu…
 
Mengapa orang-orang dalam buku 100 tokoh begitu spesialnya. Nah, aku menyimpulkan adanya beberapa indikator seseorang dapat berstatus the most influencing man of the world.
 
Pertama, secara individual ia punya power-nya. Dengan power itu ia menarik companions untuk menciptakan power yang lebih besar lagi. Haha… jadi memang tidak sembarangan orang, bukan? Kalau kita menjabarkan power apakah itu maka mudah saja dijawab inilah kekuatan otak, perasaan, dan keteguhan fisik dan hati.
 
Kedua, orang tersebut punya sesuatu yang “diberikan” dan “ditinggalkan” kepada umat manusia. Sesuatu itulah yang menentukan seberapa lama pengaruhnya tidak dilupakan. Kalau kita mengacu pada salah satu ayat Al Quran bahwa kebenaran akan tetap di bumi dan yang batil akan lenyap, maka orang-orang kuat yang baik dan lurus, merekalah yang paling “kekal” di bumi.
 
Ketiga, sesuatu yang dimiliki orang tersebut benar-benar diberikan atau diungkapkan kepada orang lain. Jika itu berupa ide, maka ide itu dituliskan atau dilakukan, tidak disimpan sendirian. 
 
Keempat, pengaruh yang luas “berapa” sebanding dengan kualitas “siapa”, “apa”, dan “bagaimana”, tidak begitu penting “kapan” dan “di mana”.
 
 ***
Michael Hart menyimpulkan ada enam orang yang berpotensi memiliki pengaruh bagi dunia. Dari enam, yang kuakui secara pribadi hanya lima (karena aku belum mengerti seberapa pentingnya si nomor enam, yaitu penyelidik). Kelima macam orang itu adalah: 1) Ilmuwan/ penemu, 2) Politikus/ pemimpin militer, 3) Filosof (sekuler, menurut Mr. Hart. Aku lebih suka dengan cukup: filosof), 4) Pemuka agama, dan 5) Tokoh seni/ sastra.
 
Aku jadi paham mengapa Nabi Muhammad duduk di posisi pertama. Sebagai jelas pemuka agama Islam, Nabi Muhammad juga adalah seorang politikus dan pemimpin militer (menurut Mr. Hart). Tetapi kupikir aku melihat sesuatu yang lebih. Karena ada Nabi Muhammad (“siapa”), karena ada Islam yang dibawanya (“apa”), dan Islam disebarkan dengan cara yang demikian beragamnya (“bagaimana”), menembus ruang dan waktu… Nabi Muhammad mempengaruhi para ilmuwan/ penemu, politikus/ pemimpin militer, filosof (baik yang sekuler maupun yang tidak), pemuka agama (baik yang Islam maupun yang tidak), dan tokoh seni dan sastra di seluruh dunia sampai hari ini, bahkan lebih dari itu! Dengan prediksi jumlah umat Islam akan semakin bertambah di masa depan, maka posisi Nabi Muhammad akan tidak tergoyahkan sebagai manusia utama sepanjang masa.
 
Selanjutnya, aku jadi paham mengapa Isaac Newton ada di tempat kedua. Isaac Newton mewakili orang-orang yang menggali ayat-ayat Allah yang ada di alam semesta. Ia jelas adalah seorang fisikawan. Karena buah pikirnya, rahasia alam semesta terkuak dan mengalirlah bermacam-macam ilmu pengetahuan yang tidak ada batasnya. 
 
Selain agama, ilmu pengetahuanlah yang menentukan seperti apakah wajah dunia. Keduanya berperan dalam mewarnai dan menggoreskan baik keriput kesedihan maupun senyum kebahagiaan umat manusia. Karena keduanya, masa depan menjadi sesuatu yang berbeda. Terhadap kehidupan umat manusia, benarlah kata Einstein bahwa science without religion is lame, religion without science is blind (Ilmu tanpa agama lumpuh, agama tanpa ilmu buta). Agama adalah penguat dan peneguh tindakan, ilmu adalah penerang bagi tindakan. 
 
Jika kau ingin berbuat sesuatu bagi orang lain, artinya “merelakan” diri menjadi orang yang berpengaruh, setidaknya kau harus beriman dan berilmu. Makanya setiap muslim wajib menuntut ilmu pengetahuan. Bodoh jika ia terlalu bangga dengan keimanan, tetapi otaknya tak berisi. Dunia butuh pedoman agama, itu benar. Namun, dunia juga butuh sesuatu yang dapat bekerja atau menghasilkan sesuatu bagi dirinya, yaitu ilmu pengetahuan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s