Hati-Hati dengan Waktu dan Prioritas

Ada dua nikmat, di mana banyak manusia tertipu di dalamnya: 
Kesehatan dan kesempatan. (H. R. Bukhari)
 
… Karena kesempatan senantiasa diikuti kesibukan dan kesehatan akan diikuti masa sakit. (Fathul Baari)
 
Tahun baru lagi… resolusi lagi… Begitulah, orang ramai-ramai membuat target “baru-tapi-lama” mereka untuk tahun depan. Entah mengapa orang begitu asyik dengan hal ini, padahal tahun baru itu 365 hari sekali. Kalau dipikir-pikir, bukankah setiap waktunya ada lebih banyak hari baru? Tidak perlu menunggu tahun baru untuk membuat sebuah resolusi! Hati-hatilah dengan waktu.
Lagi-lagi ada hal yang menarik untuk akhir tahun ini. Jika pada saat seperti ini di tahun lalu aku berkesempatan membaca “Dunia Sophie” untuk sekelumit pengetahuan filsafat, tahun ini aku bersyukur bisa membaca “Efisiensi Waktu Konsep Islam” karya Jasiem M. Badr al-Muthowi’ dan “Fikih Prioritas” karya Yusuf Qardhawi. Betapa susahnya menjadi orang yang teledor menghadapi nikmat waktu… tetapi jika kau mengetahui sedikit saja kuncinya, kau akan menjadi orang yang paling bahagia.
Nah, buku ini membuatku banyak belajar. Sebenarnya, ia lebih banyak menyentilku karena selama ini aku termasuk orang yang menyia-nyiakan sebagian waktu dengan melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat. Ketika aku mendapatkannya di akhir tahun ini, seakan-akan buku ini adalah sebuah hadiah.
Islam mengajarkan kita untuk mengelola waktu. Bukan hanya waktu untuk bekerja, tetapi lebih jauh dari itu, yaitu waktu hidup. Hidup seperti apa? Hidup yang bermanfaat, penuh amal kebaikan. Maka dari itu, pengelolaan waktu menurut Islam tidak hanya bervisi dunia, tetapi juga akhirat :D Ketika pengelolaan waktu kita bervisi akhirat, kita tidak dapat abai bahwa hidup ini adalah sarana beribadah dan mendapatkan pahala. Terdapat banyak perbuatan, sekalipun itu sangat sederhana yang bernilah ibadah. Maka dari itu, jangan biarkan hidup kita kosong atau diisi dengan hal-hal yang tidak bermanfaat, misalnya: membiarkan akal berkarat karena tidak diisi dengan ilmu pengetahuan, membiarkan hati terisi dengan penyakit-penyakit hati, dan kosong jiwa.
Terkait dengan pengelolaan waktu, yang tidak dapat diabaikan adalah pengelolaan prioritas dalam hidup. Mengetahui mana yang menjadi prioritas membuatmu tahu apa yang harus dan tidak harus kamu lakukan sekarang atau besok, bulan ini atau tahun depan. Dengan mengetahui mana yang lebih penting di antara yang penting, kita jadi mengetahui apa yang tepat kita lakukan di waktu sekarang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s