Pertemuan dengan Orang-orang Sedunia

Original post: http://aftinanurulhusna.multiply.com/journal/item/117/Seri-Psikologi-Islami-Bag.-1-Acquaintance-with-People-of-the-World

Gara-gara Munaslub IMAMUPSI (September 2010), semangat Psikologi Islami-ku tiba-tiba saja melonjak. Hawanya ingin banyal-banyak mencari tahu, terutama tentang, sejauh mana Psikologi Islami diketahui oleh dunia. Sampailah perjumpaanku pada situs milik The Australian Psychology Association, tepatnya di halaman forum diskusi yang dimiliki oleh beberapa orang yang berusaha mengkaji psikologi klinis dengan perspektif Islam. Kelompok diskusi tersebut diketuai oleh Mrs. Hanan Dover.
Aku tengah berburu informasi tentang dirinya dan semoga saja dapat berkomunikasi dengannya. Senangnya, email-ku dibalasnya!!! Aku merasa ini semakin penting terutama ketika aku tahu, Psikologi Islami tidak boleh seperti katak dalam tempurung, artinya, ada banyak alternatif pengembangannya. Tidak cukup hanya tahu apa yang terjadi di dalam negeri, tetapi juga apa yang ada di luar sana, mungkin di Malaysia atau Australia. Ada orang yang menyandarkan pemikiran Psikologi Islaminya dari “kisah” Malik Badri, ada yang memulai dari tasawuf, ada yang langsung menggali dari Al Quran dan As Sunnah, dan ada yang berusaha “memperbaiki” psikologi kontemporer berdasarkan nilai-nilai Islam.
Terasa betul keterbukaan yang seharusnya dapat kita lakukan.
Cerita lainnya adalah perkenalanku dengan dosen dari universitas lain yang tidak kalah serunya. Berawal dari publikasi Lomba Essai Psikologi Islami yang kuusahakan, semaksimal mungkin, massif. Bertemulah aku dengan seorang mahasiswa UMS yang mengelola sebuah situs belajar psikologi. Email-ku dibalasnya dan dia memperkenalkanku dengan dosennya, Pak Sony Yahman.
Ceritanya, beliau tertarik untuk ikut lomba. Nah, ini ‘kan lomba essai untuk mahasiswa? Bagaimana dengan dosen? Beliau kemudian menawarkan diri menjadi juri… Kupikir, aku harus membicarakannya dengan teman-teman.
Cerita lainnya lagi! Gara-gara Psikologi Islami, aku kembali mengontak alumni-alumni Kelompok Studi Pengembangan Psikologi Islami (Kesppi) Undip dan mengenal kembali betapa berharganya keberadaan mereka. Aku berkenalan dengan teman-teman dengan minat yang sama, yang bisa dikatakan dari seluruh Indonesia (UI, UNISBA, UIN, UMM, UMS, UGM, Unissula, USM, UNNES, dan lain-lain). Aku bahkan jadi banyak berkenalan dengan para dosen, melihat dari dekat, oh… itu yang menulis buku ini, ini yang menjadi itu, dan begitulah… Ini pengalaman yang sangat menyenangkan untuk bekenalan dengan banyak orang.
Inilah kekuatan persahabatan, entah, mungkin kau mengatakan ini sebagai jaringan dan relasi. Sahabat itu, benar, dicari. Mereka tidak datang sendiri. Kau harus aktif ber-facebook-ria, giat mengirim email, dan mengirimkan kalimat favorit “salam kenal” atau “nice to meet you” kepada orang-orang. Nah, kunci pertama: keterbukaan (bahkan untuk mau menggunakan facebook yang isunya dulu mau diboikot!)
Kunci kedua: bahasa internasional. Semakin luasnya persahabatan membutuhkan jenis bahasa internasional. Apakah itu? Bahasa Inggris? Secara teknis, sebagian, iya… tetapi lebih dari itu, ada bahasa yang lebih internasiona: agama kita, Islam. Mungkin, kita tak paham apa yang dibicarakan lewat mulut, tetapi agamalah yang membuat kita mengerti apa yang dikatakan oleh hati.
Ada orang yang melihat setengah mata pada mahasiswa-mahasiswa yang giat bergabung dalam kelompok studi. Namun demikian, sebaiknya mereka belajar untuk mengenal bahwa dunia akademik sama menyenangkannya dengan dunia mahasiswa lainnya, seperti olahraga, seni, pecinta alam, dan sebagainya. Beginilah caranya agar kau dapat menghargai apa itu belajar, ilmu pengetahuan, dan rasa bahagia ketika mengetahui atau mencipta sesuatu, sekalipun itu hanyalah ide.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s