Syukurlah, Ada Emoticon dan Smiley

Original post: http://aftinanurulhusna.multiply.com/journal/item/109/Seri-Organisasi-Bag.-2-Syukurlah-Ada-Emoticon-dan-Smiley

Dalam berorganisasi, menjalin komunikasi adalah suatu keharusan. Jika sebelumnya kita membicarakan tentang pentingnya melakukan konfirmasi (penegasan/ pemastian), sekarang topik kita adalah tentang emoticon atau smiley. Ha, apa hubungannya??? ADA.
Aku tidak tahu mengapa ada emoticon dan smiley (E&S) di dunia ini. Mengapa ia diciptakan? Jawaban pertama: orang yang buat kreatif. Kedua, membantu jalannya komunikasi. Kalau kucermati dari pengalamanku, E&S ini pertama kali muncul di dunia per-sms-an. Contohnya:
🙂 Happy
😦 Sad
😀 Laughing
 
^^ Happy
;_; Sad
v^^)> atau <^^/ Bersemangat
 
Dan sebagainya… Sampai ada kamusnya juga, lho… Ketika kubaca, lucu saja mengetahui ada orang yang kreatif menciptakan simbol-simbol seperti ini. Tak pernah sebelumnya terpikirkan pentingnya mengikutsertakan simbol-simbol ini dalam pembicaraan via sms atau email. Sampai pada suatu hari, ada peristiwa “menyakitkan” yang membuatku… “Oh, ternyata smiley itu penting…” 
 
Waktu itu liburan dan aku harus mengikuti suatu rapat organisasi dengan teman-teman. Ada seorang teman yang tidak datang-datang. Sudah dihubungi tidak balas-balas pesan… Seling beberapa jam, terkirimlah sebuah sms balasan yang isinya “……………..!!!”
 
Cermati saja tanda seru di sini. Aku sempat bingung mengartikan apakah tanda ini menunjukkan ucapannya bernada “I am excited” atau “Please, understand me” atau “I am angry!” Bagaimana ini? Perasaanku jadi terpengaruh, kan? Apakah mau terbawa suasana, mood, atau tetap cool
 
Peristiwa ini menyadarkanku bahwa bentuk komunikasi verbal tulisan yang tak langsung ini (via sms atau email), meskipun mudah dan sederhana, tetap mengandung sejumlah kekurangan. Kekurangan yang paling signifikan: lewat kata-kata saja, ekspresi perasaan kita akan sangat sulit diungkapkan. Kedua, ada peluang apa yang kita tulis dan maksud salah dirasakan dan salah dimengerti.
 
Nah, apa yang kita tulis lewat sms atau email untuk teman-teman kita sebaiknya tidak buta perasaan. Tulisan dibaca dan dimengerti berdasarkan konteks yang ada. Jika situasinya pelik, memang keadaan membuat kita, mungkin, menuliskan sesuatu yang negative atau yang sifatnya memerintah. Yang seperti ini dapat saja menimbulkan ketidaksenangan pada diri teman-teman kita. Tulisan yang tidak menyiratkan seperti apa emosi/ perasaan kita akan sangat mudah disalah artikan jika yang membaca buta konteks. Jadi, untuk memudahkan tercapainya komunikasi efektif, gunakanlah emoticon atau smiley
 
Mengapa semua ini jadi dibutuhkan? Jawabannya, setiap manusia punya kebutuhan agar perasaannya dimengerti dan direspon oleh manusia yang lain secara tepat. Sesederhana itu. Ini adalah salah satu bentuk dari komunikasi nonverbal. Jika kita berkomunikasi secara tatap muka, mudah bagi kita untuk mengetahui emosi/ perasaan orang yang berbicara. Namun, jika komunikasi dilangsungkan tidak langsung atau lewat media tulisan (sms/ email), bagaimana hal-hal nonverbal yang penting ini dapat tersampaikan? Solusinya, gunakanlah simbol-simbol emosi yang dapat kita kreasikan.
 
Jika kita sedang senang, sebaiknya orang tahu kalau kita sedang senang. Sebaliknya, jika kita sedang sedih, sebaiknya orang juga tahu kalau kita sedang sedih. Seandainya kita sedang sedih tapi responnya biasa-biasa saja… sakit rasanya karena diri kita tidak dimengerti. Agar kita dapat dimengerti, mudahkanlah cara orang lain dalam usahanya mengerti kita. Jika bicara panjang lebar soal perasaan terlalu boros, gunakan saja yang lebih simpel: emoticon atau smiley. Tapi… jangan ngawur juga dalam menggunakannya ya… ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s