The Beauty of Being Together

Mar 10, ’11 11:24 PM

Menulis tentang ini membuat hatiku sakit. Sakit karena sedih… sebentar lagi aku akan kehilangan masa-masa indah bersama teman-teman di kampus. Kita semua pasti akan lulus. Mungkin, aku tidak benar-benar kehilangan mereka secara fisik, tetapi kebersamaan adalah sesuatu yang akan mati-matian kucoba untuk meraihnya. Indahnya kebersamaan…
***
Ada mahasiswa yang berpikir banyak tentang ikut organisasi atau tidak. Dan… jawabannya tidak. 
Pernah kutanya mengapa dan mari kita pahami jawaban (salah satu dari) mereka. Ada banyak sebenarnya, tetapi mudah saja kusimpulkan tidak mau mencari masalah alias stres dari kegiatan berorganisasi. Ingin beristirahat setelah kuliah… tidur siang, lalu sore main sama teman-teman. Tidak ingin terlibat dalam rapat-rapat dan mengurus berbagai acara. Tidak ingin capek… Namun, jika dipikir lebih lanjut, tidak ikut organisasi tidak menjadikan kita berada di surga. Berarti mereka tidak berpikir lebih lanjut 
 
Mari kita bertanya pada teman kita yang lain, yang memutuskan “ya” untuk organisasi. Alasan mereka kalau tidak pengalaman, ya mencari teman. Mereka yang tidak ikut organisasi bukannya tidak akan mendapatkan pengalaman atau teman, di tempat yang lain, hanya saja mereka tidak mendapatkan rasa sebagai mahasiswa. Organisasi mahasiswa adalah tempatnya mahasiswa beradu kemampuan dan kekuatan. Di sinilah tempat mahasiswa merasakan jiwa mudanya dan mendapatkan teman-teman yang juga sama merasakan jiwa muda.
 
Setelah tiga tahun lebih berkuliah dan tiga tahun lebih pula berkecimpung dalam organisasi mahasiswa… Rasanya seperti hanyalah cuplikan film debat, konflik, dan pertengkaran yang terjadi. Memang ada banyak stres karena ada banyak hal yang tidak beres… tetapi kebersamaan dalam menghadapi itu semua sungguh yang sangat berharga. 
 
Mencari-cari yang lucu dari air mata, tertawa di saat-saat susah… itu semua sulit dilakukan, kecuali jika ada teman yang sama-sama memahami masalah. 
 
Cuma duduk-duduk dan mengobrol saja, mengeluhkan kuliah dan dosen, mengeluhkan kampus dan fakultas, mengeluhkan rektorat dan universitas, mengeluhkan Indonesia dan presidennya… Sama-sama bermimpi untuk keadaan yang lebih baik… itu semua sulit dinikmati tanpa kehadiran teman.
 
Humor tanpa rasa terganggu… semua itu karena kedekatan di antara teman.
 
Kehidupan dalam berorganisasi, pelan-pelan, membuatku belajar dan lebih memahami makna orang lain dalam kehidupanku sendiri. Belajar untuk menerima dan menyadari betapa manusiawinya kelemahan dan kesalahan yang pernah dibuat oleh diri kita dan teman-teman kita. Dari situ aku belajar makna “terima kasih” dan “maaf”… betapa sosialnya kehidupan kita 
 
Hidup kita indah karena orang lain… hidup mahasiswa menyenangkan karena organisasi, karena di dalamnya ada teman-teman. Luv you all, friends.
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s