The Power of Deadline Bag. 1

Kupikir, ini pengingatan bagi diri sendiri dan teman-teman organisatoris agar jangan bermain-main dengan apa yang dinamakan deadlineDeadline itu bagai pisau bermata dua lho. Di satu sisi, dia dapat mengoptimalkan usaha kita mencapai suatu hal secara lebih terencana, teratur, step by step, dan tenang. Di sisi lain, dia dapat menjadi sumber stres paling besar, yang bikin kita semalaman bisa tidak tidur, seharian tidak makan, tergesa-gesa, rawan membuat kesalahan, dan marah-marah. Apa pun contohnya dalam kehidupan keseharian kita, sepertinya teman-teman juga sudah pernah mengalaminya sendiri, bukan?😀
Mengapa deadline itu dibuat? Sebagai target, deadline menjadi pembatas jangka waktu pengerjaan suatu usaha untuk mencapai tujuan. Maka dari itu, di dalam waktu tersebut, pasti ada perencanaan strategis dengan deadlines untuk target-target yang ada di bawah target besar. 
Nah, deadline itu juga bisa menjadi parameter mana yang jadi prioritas dan mana yang bisa dinantidulukan. Deadline yang paling dekat, itulah yang lebih diprioritaskan daripada deadline yang lebih jauh. Maka dari itu, kita bisa fokus dan membuat perencanaan yang lebih strategis lagi dengan mempertimbangkan mana yang didahulukan, mana yang tidak. 
Selanjutnya, keberadaan deadline bisa menjadi sarana bagi kita semua untuk lebih baik dalam mengelola diri dalam mencapai tujuan. Deadline tidak akan pernah dibuat kalau kita tidak kenal seberapa penting suatu target atau tujuan bagi diri kita. Deadline juga tidak ada artinya jika dihadapi oleh orang-orang yang sense of deadline-nya rendah alias tidak disiplin dan tidak teratur dalam kebiasaan hidupnya. Maka dari itu, deadline bisa menjadi sarana melatih kedisiplinan, keteraturan, kemampuan bertanggung jawab, dan penghargaan terhadap diri sendiri jika sebelumnya kita secara tidak sengaja terdidik menjadi orang yang tidak terorganisir. 
Yang terakhir, deadline itu janji. Kalau terkait dosen atau agenda organsasi, itu berarti janji pada orang lain. Kalau terkait dengan diri sendiri, itu berarti janji pada diri sendiri. Nah, siapa orang yang paling tepat dikatakan pecundang selain orang yang bahkan tidak dapat memenuhi janji pada dirinya sendiri? Wew, semoga si pecundang itu bukan kita. Yeah, ketidakmampuan memenuhi janji pada diri sendiri adalah aset bagi kegagalan masa depan. 
***
Organisasi itu gudangnya deadlines, ya. Itu kalau organisasi kita semua “beres” lho ya. Artinya, organisasi tersebut ada karena tujuan tertentu yang ingin dicapai, ada target-target tertentu dalam setiap agendanya yang karena semua itu setiap sumber daya manusia di dalamnya perlu untuk digerakkan, dimanfaatkan, dan diberdayakan agar mampu berdiri sendiri dan tidak bergantung pada orang lain. Masalahnya ada, organisasi juga menjadi gudangnya deadlines yang tidak tercapai. Sering kita tergopoh-gopoh melaksanakan suatu amanat, super panik karena waktu yang sangat mepet sementara ada banyak hal yang belum diselesaikan, dan masih banyak lagi.
Ini terjadi juga padaku. Ada sebuah agenda besar setiap tahunnya yang idealnya, persiapan dilakukan dalam waktu empat bulan lamanya (di organisasi lain, sepertinya ada yang labih lama lagi ^^). Bayangkan! Empat bulan untuk segala macam proposal, sponsorship, publikasi, persiapan acara, registrasi peserta, dan sebagainya. Tahu rasanya empat (4) bulan? Itu benar-benar diterjemahkan sebagai 120 hari alias 2880 jam.
Siapa yang tidak tergoda untuk merasa “ini tidak begitu mendesak meskipun penting”? Bandingkan itu dengan keberadaan tugas kuliah yang menumpuk plus kepentingan pribadi. Organisasi, bagaimana nasibnya? Dan, rasanya cukup manusiawi ketika memang situasi dan kondisi berkata hal yang tidak sesuai dengan perencanaan, sehingga penundaan begitu rasional dilakukan.
Bagaimana cara mengatasi ini? Lanjut ke artikel berikutnya, ya  (bersambung)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s