Iman dan Ilmu, Dua Sahabat Baik :D Versi Lengkap!

Semoga ada yang ingat, aku pernah menulis. Alhamdulillah, beruntung, aku dapat versi lengkapnya dari buku aslinya. “Perspektif Al Quran tentang Manusia dan Agama” karya Murtadha Muthahhari, hal. 74.
 
Sains memberi kita kekuatan dan pencerahan, dan keimanan memberikan cinta, harapan dan kehangatan.
Sains menciptakan teknologi, dan keimanan menciptakan tujuan.
Sains memberikan kita momentum, dan keimanan memberikan kita arah.
Sains berarti kemampuan, dan keimanan adalah kehendak baik.
Sains menunjukkan kepada kita apa yang ada di sana, sementara keimanan mengilhami kita tentang apa yang mesti kita kerjakan.
Sains adalah revolusi eksternal, dan keimanan adalah revolusi internal.
Sains menjadikan dunia tampak ramah bagi kita, sedangkan keimanan mengungkit ruh.
Sains memperluas manusia secara horizontal, dan keimanan meningkatkannya secara vertikal.
Sains membentuk kembali alam, dan keimanan mencetak manusia.
 
Baik sains maupun keimanan memberi kekuatan kepada kemanusiaan.
Yang diberikan oleh sains kepada manusia adalah kekuatan yang lepas, tetapi keimanan memberinya suatu kekuatan yang kukuh.
Baik keimanan maupun sains berarti keindahan. Sains adalah keindahan kebijaksanaan, dan keimanan adalah ruh.
Sains dan keimanan memberi manusia kepastian atau penawar bagi kegelisahan, kesepian, ketidakberdayaan, dan absurditas.
Sains menyelaraskan manusia dengan sang diri.
 
***

Ilmu memberi kekuatan yang menerangi jalan kita dan iman menumbuhkan harapan dan dorongan bagi jiwa kita.

Ilmu menciptakan alat-alat produksi dan akselerasi, sedang iman menetapkan haluan yang dituju serta memelihara kehendak yang suci.

Ilmu adalah revolusi eksternal, sedang iman adalah revolusi internal.

Ilmu dan iman keduanya merupakan kekuatan, kekuatan ilmu terpisah sedang kekuatan iman menyatu.

Keduanya adalah keindahan dan hiasan, ilmu adalah keindahan akal, sedang iman adalah keindahan jiwa.

Ilmu hiasan pikiran dan iman hiasan perasaan. Keduanya menghasilkan ketenangan, ketenangan lahir oleh ilmu dan ketenangan batin oleh iman.

Ilmu memelihara manusia dari penyakit-penyakit jasmani dan malapetaka duniawi, sedang iman memeliharanya dari penyakit-penyakit ruhani dan komplek-komplek kejiwaan serta malapetaka ukhrawi.

Ilmu menyesuaikan manusia dengan diri dan lingkungannya, sedang iman menyesuaikannya dengan jati dirinya.
 
***
Sungguh indah penggambarannya, walaupun ada beberapa yang kalimatnya agak aneh dan susah dimengerti.😀
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s