“Perlu Pulau Khusus untuk Penampungan Orang Gila” Tribun Jakarta Edisi Petang, 1 Juni 2012

Ini hari banyak isu…

***

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG – Orang-orang gila kembali sering telihat berkeliaran di sejumlah jalan protokol di Kota Bandung, Jawa Barat.

Jumlahnya diperkirakan meningkat sejak dua pekan terakhir. Diduga kuat, mereka berasal dari daerah lain yang sengaja dibuang ke Bandung.

Sejumlah warga mengaku resah dengan keberadaan orang-orang gila tersebut. Terlebih, beberapa orang gila terkadang mengganggu dan memaki-maki, seperti terpantau di Jalan Otto Iskandardinata, Kamis (17/5/2012) siang.

Saat itu, seorang pria tinggi besar mendadak berteriak-teriak dan memaki-maki semua pejalan kali yang kebetulan berpapasan dengan dirinya tanpa sebab. Warga yang kaget langsung menghindar, karena takut orang gila itu mengejar mereka.

Orang-orang gila juga terlihat di jalan protokol lainnya, seperti di Jalan Kebonjati, di sekitar Viaduck, Jalan Cicendo, dan Jalan Braga. Tak jarang pula, orang-orang gila ini masuk ke perumahan penduduk, dan berteriak-teriak meminta minum atau makan.

“Tadi juga ada orang gila yang terlihat masuk ke gang mita-minta makan. Pakaiannya compang-camping,” ujar Nuraeni, warga Gang Budi Asih Pagarasih.

Nuraeni mengaku takut dengan banyaknya orang gila, apalagi yang sampai masuk ke wilayah pemukiman.

“Saya kan punya anak kecil, khawatir mereka mengganggu. Kalau hanya minta makan sih tidak masalah,” tuturnya.

Kabid Penertiban Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung Deden Rukmana, mengakui jumlah orang gila yang berkeliaranan di beberapa ruas jalan di Kota Bandung, memang terdeteksi meningkat sejak dua pekan terakhir.

“Peningkatan itu terlihat dari banyaknya orang-orang gila yang wajahnya baru dan asing,” kata Deden, kemarin.

Deden menduga, bermunculannya orang gila wajah baru ini karena ada yang sengaja membuang. Pertama, mungkin ada kiriman dari luar daerah. Kedua, mungkin orang gila itu adalah warga Kota Bandung yang baru dilepas keluarganya.

“Penanganan orang gila sebenarnya tanggung jawab Dinas Sosial. Satpol PP hanya membantu. Satpol PP sering juga menangkap orang gila. Namun, menangkap orang gila tak mudah, karena mereka sering melawan dengan menggigit dan meludahi,” papar Deden.

Kepala Dinas Sosial Kota Bandung Siti Masnun menjelaskan, banyaknya orang gila yang berkeliaran di Kota Bandung, bukan lah tanggung jawab dinas yang ia pimpin.

“Orang gila tidak termasuk penyandang masalah kesehatan sosial atau PMKS, yang harus ditangani oleh Dissos. Orang gila adalah orang yang sakit, sehingga yang menanganinya adalah Dinas Kesehatan,” terang Siti.

Baru, lanjutnya, setelah orang gila menjadi sehat atau tidak gila lagi, rehabilitasinya ditangani Dissos.

“Tapi, itu pun bila ternyata orang yang sudah sembuh dari gilanya, menyandang masalah kesejahteraan sosial,” cetus Siti.

Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda, mengaku sangat prihatin dengan maraknya orang gila yang dibiarkan berkeliaran di jalanan.

“Jika orang gila warga Kota Bandung, tentu akan kami obati. Tidak akan kami biarkan mereka berkeliaran di jalan,” ujar Ayi melalui sambungan telepon, Kamis.

Namun, menurut Ayi, sulit untuk melacak asal usul orang gila, karena tak mudah berkomunikasi dengan orang gila.

Kepala Disnakertransos Ciamis Herdi Saleh, berpendapat, perlu upaya penanganan secara menyeluruh, bersifat nasional, dan melibatkan semua daerah, terkait masalah orang gila.

“Kalau perlu, cari pulau khusus untuk penampungan orang gila. Sehingga, praktik pembuangan orang gila dari suatu daerah ke daerah lain jangan terjadi lagi,” cetusnya. (*)

***

Keberadaan manusia yang satu adalah ujian keimanan bagi manusia yang lain. (?)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s