Si Hantu Berkaki Lima dan Si Pengemis Berkaki Satu

Ini cerita yang kubuat untuk adikku agar dia tenang waktu dipakaikan baju sehabis mandi pagi ini.  :D
***

Si Hantu Berkaki Lima dan Si Pengemis Berkaki Satu

             Di dunia yang satu ini, hantu diciptakan berkaki empat. Namun, lain dengan teman kita si hantu kecil. Dia satu-satunya hantu yang dilahirkan berkaki lima di kampungnya. Karena ketidaknormalannya itu, ia menjadi bahan ejekan teman-temannya.

Saking sedihnya karena terus-menerus diejek, Si Hantu Berkaki Lima pergi dari kampungnya. Dalam perjalanannya, ia terus menangis dan karena kelelahan, akhirnya ia memutuskan beristirahat di bawah sebuah pohon. Di bawah pohon itu, ia berjumpa seorang pengemis cilik. Si Hantu berpikir bahwa seharusnya manusia berkaki dua, tetapi yang satu ini hanya berkaki satu. Ia melihat si Pengemis juga menangis, sama sepertinya.

“Ada apa? Kenapa kamu menangis?” tanya si Hantu.

“Nasibku malang sekali,” kata si Pengemis. “Lihatlah tubuhku yang cacat. Aku tidak bisa bermain dan bekerja seperti teman-temanku karena kakiku cuma satu.”

“Sedih sekali…” ujar si Hantu.

“Lalu, kenapa juga kamu menangis?” tanya si Pengemis kepada si Hantu.

“Aku pergi dari kampungku,” jawab si Hantu. “Lihatlah kakiku. Seharusnya kakiku cuma empat. Aku diejek karena aku dilahirkan berkaki lima.”

“Jangan menangis, Teman,” ujar si Pengemis. “Walaupun kakiku cuma satu, sebenarnya ini tidak masalah karena aku bisa memakai tongkat. Alhamdulillah.” Ia pun menunjukkan tongkat bambunya.

“Benar, mari bergembira,” sahut di Hantu. “Aku pun masih bisa berjalan.”

Mereka berdua akhirnya saling tersenyum dan berjabat tangan tanda persahabatan. Si Hantu dan si Pengemis memutuskan melanjutkan perjalanan bersama untuk menemukan tempat hidup baru dan penghidupan. Sepanjang perjalanan, tidak ada hal yang menghambat mereka kecuali kaki mereka yang cacat. Semakin lama, mereka merasa kesusahan.

“Teman, mengapa kakimu hanya satu?” tanya si Hantu pada si Pengemis.

Si Pengemis pun menceritakan kisahnya. “Dulu aku menolong temanku yang hampir tenggelam sewaktu mencari ikan. Ketika menolongnya, kakiku digigit ikan. Aku tidak punya obat untuk mengobatinya sehingga lukaku semakin parah. Akhirnya, tidak ada pilihan lain selain memotongnya.”

“Aduh, kamu baik sekali. Aku ingin sekali membantumu agar kamu tidak kesusahan lagi.” Si Hantu terdiam sejenak dan tiba-tiba dia mendapat ide. “Aha! Aku bisa membantumu.”

Si Pengemis terkejut melihat si Hantu melepas kakinya yang kelima dan menempelkannya ke tubuh si Pengemis. Dengan izin Allah, kaki itu perlahan-lahan menyatu dengan tubuh si Pengemis, terpasang tanpa cela!

“Sekarang kakiku cuma empat dan kakimu menjadi dua!” seru si Hantu bergembira.

Si Hantu dan si pengemis pun sangat bahagia. Mereka berterima kasih kepada Allah. Mereka pun melanjutkan perjalanan dan menjalin persahabatan yang baik. Tamaaaat!

***

            Cerita selesai dan “Horeeeee…!!!” seru Balya sambil melompat.

 

Aneh nih. Balya akhir-akhir ini suka dengan dunia perhantuan. Sukanya minta diceritakan tentang hantu: hantu yang keluar dari televisi, hantu yang keluar dari lampu, hantu yang keluar dari bawah tempat tidur, hanya yang keluar dari telinga… Baginya, hantu adalah makhluk aneh semacam monster lucu di televisi. Tidak ada horornya sama sekali.

Betapapun konyolnya ceritanya… dia senang mendengarkan😀 dan aku senang menceritakan😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s