101 Cara Mendapatkan Artikel Penelitian Gratis

Kalau dikatakan ada 101 cara, sebenarnya itu hanya hiperbola untuk mengatakan bahwa ada banyak sekali cara untuk mendapatkan artikel penelitian atau research article, atau biasa teman-teman singkat dengan “jurnal” saja, yang sayangnya istilah itu agak salah kaprah untuk digunakan jika yang teman-teman inginkan adalah tulisan mengenai penelitian dan hasil penelitian. Jurnal itu semacam buku kumpulannya, artikel penelitian itu yang dikumpulkan dalam jurnal. Jadi, kalau dapat tugas kuliah, kalian mengatakan “Ayo, cari jurnal!” itu tidak salah. Hanya saja lebih tepat kalau kalian menyebutnya, “Ayo, cari artikel penelitian!”

Mengapa pemahaman mengenai istilah penting? Karena, berdasarkan pengalamanku, istilah yang tepat adalah kata kunci yang juga tepat untuk menemukan penelitian-penelitian yang diinginkan. Nah, dari sini akhirnya kita akan tahu bahwa yang dapat dijadikan referensi untuk tugas-tugas kuliah yang harus dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah tidak sebatas artikel penelitian yang ada dalam jurnal ilmiah, tetapi juga ada skripsi (penelitian mahasiswa S1), thesis (penelitian mahasiswa S2), dan disertasi (penelitian mahasiswa S3), serta makalah-makalah ilmiah yang disampaikan dalam konferensi-konferensi atau pertemuan ilmiah.

Jadi, cara pertama kita untuk mendapatkan artikel penelitian atau laporan penelitian gratis adalah cermat dalam kata kunci yang kita masukkan dalam mesin pencari, tepatnya mengenai jenis tulisan apa yang kita butuhkan. Kalau kita cermat, lalu kata kunci kita cepat, insya Allah kita tidak akan tersesat dalam belantara scholar.google atau apa😀 Jadi, misal kita akan mencari tentang keluarga berisiko, kita bisa menulis kata kuncinya “risky family research article” atau jika kita mau yang berupa thesis atau disertasi, kata kuncinya bisa “risky family etd”. Etd = electronic thesis and disertation.

Cara kedua diawali dengan mengenal tipe file dari artikel penelitian atau laporan penelitian yang biasa diunggah ke internal. Yang umum dan aku kenal ada dua, yaitu yang bertipe .html dan .pdf. Jika kita hanya menuliskan kata kunci, misal “risky family”, nanti yang keluar adalah semua file yang mengandung dua kata itu. Tapi, jika kita tambahkan pdf sehingga menjadi “risky family pdf”, kemungkinan besar yang file yang keluar telah tersortir menjadi hanya yang tulisan ilmiah alias artikel penelitian, thesis atau disertasi. Mengapa? Itu karena banyak artikel penelitian yang disimpan dalam bentuk pdf.

Cara ketiga, sedikit banyak, bisalah berbahasa Inggris, minimal adalah tahu bahasa Inggris-nya dari istilah ilmiah atau topik yang ingin kita cari literaturnya. Tujuannya adalah untuk mendapatkan hasil pencarian yang lebih banyak dan bervariasi. Kita sama-sama tahu, penelitian di Indonesia belum sepesat dan sebanyak di luar negeri. Jadi, kalau kata kuncinya berbahasa Indonesia tampaknya tidak muncul yang kita harapkan, gantilah kata kuncinya dalam bahasa Inggris. Insya Allah ketemu.

Namun, semua proses ini tentu harus diimbangi dengan kemampuan membaca tulisan berbahasa Inggris yang memadai. Memang, kendala belajar banyak dari kita adalah bahasa. Tapi, penguasaan bahasa itu sesuatu yang pelan-pelan terjadi. Semakin banyak baca, semakin banyak belajar, semakin mahir dan tidak asing lagi. Jadi, sebaiknya kita tidak enggan membaca tulisan-tulisan English.

Cara keempat adalah berburu artikel penelitian langsung dari rumahnya, entah itu situs milik penelitinya, universitas tempat penelitinya berada, situs jurnal penelitian, penerbit buku-buku dan tulisan ilmiah, atau situs-situs pemerintah yang mewadahi para ilmuwan, jurnal dan penelitian-penelitian. Contoh:

Situs milik peneliti. Aku pernah mencari artikel tentang religion dan self-regulation. Aku pun mendapatkannya di situs milik penelitinya. Ia memiliki minat di bidang tersebut dan seluruh situsnya berisi segala hal tentang yang diminatinya itu, termasuk artikel-artikel penelitiannya yang pernah dipublikasikan. Dengan begini, aku menyarankan kepada teman-teman agar juga memperhatikan siapa sang peneliti, tidak cuma judul atau artikelnya.

Situs jurnal penelitian. Macam springerlink.com atau apa.org kadang-kadang mengadakan konten gratis untuk sampel atau memang digratiskan. Jadi, teman-teman perlu melek selebar-lebarnya untuk tahu situs jurnal penelitian mana saja yang seperti itu. Meskipun demikian, lebih banyak konten mereka yang berbayar. Sayang ya…😦

Penerbit. Teman-teman bisa mendaftarkan diri untuk menjadi anggota dari situs semacam itu, misalnya sagepub.com. Apa yang aku alami sendiri, ada satu bulan dalam setahun di mana situs tersebut membuka lebar-lebar gudangnya untuk isinya didownload seluas-luasnya.

Situs resmi pemerintah. Ada juga pemerintah suatu negara yang membuka akses seluas-luasnya pada khalayak untuk mengunduh artikel-artikel penelitian yang dilakukan peneliti-peneliti di negaranya. Contohnya, baru saja aku tahu yang satu ini, cek di http://www.ncbi.nlm.nih.gov atau http://www.eric.ed.gov Banyak sekali yang bisa didapat dari sana, tetapi akses gratisnya berbatas waktu, misalnya ada yang paling lama satu tahun sejak penerbitan atau beberapa waktu saja.

Cara kelima, ketika semua cara di atas tidak berfungsi, ketika yang ditemukan dan diinginkan semua berbayar, cek apakah di halaman pertama atau meskipun hanya ada abstraknya terdapat informasi kontak untuk korespondensi dengan penulis artikel. Biasanya, ada dan berbentuk alamat email peneliti utamanya. Yang ingin aku sarankan adalah teman-teman dapat menghubungi peneliti tersebut dan meminta tulisannya secara cuma-cuma. Bagiku, ini adalah cara terjitu karena keberhasilannya hampir 100%😀 Ilmuwan itu manusia yang baik dan selama mereka menjunjung tinggi ilmu pengetahuan, mereka akan senang sekali bisa membantu ilmuwan lain atau mahasiswa karena itu berarti pengakuan pada hasil kerja mereka.

Ada teman-temanku yang tertarik dengan cara ini, tetapi sering masalahnya adalah mereka bingung bagaimana mengatakannya. Lagi-lagi, karena kendala faktor bahasa… Namun yang jelas, percaya diri saja. Aku sendiri pernah menulis kepada beberapa, seperti ini:

Dear, Mrs. X

My name is Aftina Nurul Husna. I am a student from Faculty of Psychology, Diponegoro University, Indonesia. Now, I am conducting a research titled “Self-Regulation of High-Achieving College Student”. In this research, I am interested to your work “Culture and Self-Regulation Development” that published in Social and Personality Psychology Compass Vol. 3, Issue 5, Sept 2009. To understand the nature of self-regulation better especially for my Indonesian research subjects, that research article is very important. But it’s unaffordable for me to buy it online. I hope you don’t mind to share your work. I thank you a lot and good luck.

Sincerely,
Aftina Nurul Husna

So simple to do! And she gave me more than I need! Sejak saat itu aku belajar bahwa komunikasi yang seperti ini biasa dilakukan di kalangan ilmuwan dan peneliti. Kalau tidak begitu, bagaimana bisa mereka menulis dan membuat penelitian dengan daftar referensi yang berlembar-lembar itu? Mereka tentu punya akses yang semacam itu.

Jadi, tidak susah bukan? Selamat belajar semua! Mari kita luaskan wawasan hidup kita!

2 thoughts on “101 Cara Mendapatkan Artikel Penelitian Gratis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s