Peotry of The Week: “Are you okay?”

Aku tahu
Pada akhirnya
Satu hal yang tidak akan diucapkan oleh mereka yang membenci atau tidak menyukai:
“Are you okay?”

Apakah kau baik-baik saja?
Setelah kesalahpahaman dan kesalahmengertian
Setelah pertentangan dan perselisihan
Setelah percek-cokan dan pertengkaran

Apakah kau baik-baik saja?
Setelah malam-malam kita tanpa tidur
Setelah malam-malam kita dengan air mata
Setelah malam-malam kita dengan dada yang membara

Apakah kau baik-baik saja?
Setelah kau kubuat tak mampu tidur
Setelah kau kubuat bangun dengan mata masih berlinangan air mata
Setelah kau kubuat hidup dengan hati yang terluka

Dan satu hal yang tidak akan diucapkan sebagai jawaban:
“I’m not okay.”
Hanya ada kebisuan, kehampaan, dan ketertutupan
Langit mendung di luar sana tak akan pernah jadi sebuah kisah lagi

cloudy-day

Ada hidup yang mengajarkanku untuk diam
dan membiarkan waktu memberikan jawab

Ada hidup yang mengajarkanku makna diam
dan memahamkanku itu adalah jawab

Ada hidup yang membuatku memilih diam
dan itu adalah jawab atas pertanyaan-pertanyaan

“Are we okay?”

Yogyakarta, 23 Februari 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s