Poetry of The Week: Bangku Kosong

Aku duduk sendirian di dunia yang tiba-tiba kosong
Berbicara pada diri sendiri, mempertanyakan ironi tentang kebersatuan
Ditinggalkan akan mulai menjadi fakta, perpisahan akan mulai menanamkan arti

Apakah aku akan terbang melampaui; melampaui setiap hal yang terdengar dan terlihat?
Menuju dunia di mana tanpa kehadiran pun yang diinginkan tak akan menghilang?
Menggenggam ingatan yang selama ini melayang-layang
Membuatnya mendarat seperti merpati yang pulang ke sarangnya

Apakah aku akan terbang melampaui; melampaui setiap hal yang tak ada dan tak wujud?
Menuju dunia di mana kehadiran dapat diciptakan tanpa sedikit pun rasa kehilangan…
Menggenggam keyakinan yang selama ini tersesat dalam rimba
Menjadikannya tegar seperti hati siapapun yang di hadapannya terhampar perjalanan panjang.

Yogyakarta, 2 April 2014
— Bangku kosong

 

railroad-1736822

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s