Poetry of The Week: Munajat Minta Kebenaran

Ya Allah…
Bila Engkau Mengetahui bahwa kebenaran
baik bagi agamaku
baik bagi diriku
baik bagi duniaku
baik bagi akhiratku
kabulkanlah kebenaran untukku
mudahkanlah kebenaran untukku
berkahilah kebenaran untukku

Akan tetapi…
Bila Engkau Mengetahui bahwa kebenaran
berbahaya bagi agamaku
berbahaya bagi diriku
berbahaya bagi duniaku
berbahaya bagi akhiratku
singkirkanlah kebenaran dariku
jauhkanlah kebenaran dariku

Takdirkan kebaikan dari mana saja kebaikan itu berasal
takdirkan kebijaksanaan di mana saja kebijaksanaan itu berada
dan berikanlah kerelaan-Mu kepadaku menuju Kebenaran-Mu

 

Berikanlah jalan agar mampu melihat apa yang tak mampu kulihat
Berikanlah jalan agar mampu memahami apa yang tak mampu kupahami

Berikanlah jalan agar mampu menerima apa yang tak mampu kuterima
Berikanlah jalan agar mampu menghadapi apa yang tak mampu kuhadapi

Berikanlah jalan agar mampu menghidupkan apa yang tak mampu kuhidupkan
Berikanlah jalan agar mampu menyadarkan apa yang tak mampu kusadarkan:

diri yang tak kenal Tuhannya
diri yang tak kenal hakikatnya

diri yang tak kenal awalnya
diri yang tak kenal penghabisannya

diri yang tak kenal kehidupannya
diri yang tak kenal kematiannya

bermain dalam ketertipuan
bermain dalam ketersesatan

bermain dalam kebodohan
bermain dalam kepandaian

bermain dalam kelemahan
bermain dalam kekuatan

bermain dalam kepengecutan
bermain dalam keberanian

bermain dalam kebatilan
juga dalam kebenaran

Inilah munajatku minta Kebenaran

 

Yogyakarta, 1 Desember 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s