Poetry of the Week: “… since no God here…”

I miss someone
A long lost faithful friend,
who showed me a wise world
of word and sword

Giggled to me, “Crazy girl…”
With so wide happy smile,
“Let’s live in another land,
so people neither touch us or cage us…”

“… let’s become a bird,
with unaverted eyes toward the light,
searching for the Creator
and the Destroyer of us…”

“… let’s stay here,
stop searching for the true,
stop thinking about true or false,
since no God there, we already know…”

Why I couldn’t pierces my heart
Why I couldn’t freezes my tongue

“Crazy girl… Don’t you miss a feeling…
a long lost faithful feeling,
that showed us a beautiful world
of word and sword?”

Slowly solely…
solemnly…

“My crazy girl is now gone?”

Yogyakarta, 19 Mei 2015

9 thoughts on “Poetry of the Week: “… since no God here…”

  1. *let’s

    *so people can neither touch us nor cage us

    *stop searching for the truth,

    *Why I couldn’t pierce my heart
    * mungkin lebih tepat pake tanda tanya.. Why couldn’t I pierce my heart?
    *Why I couldn’t freeze my tongue
    * ini juga.. Why couldn’t I freeze my heart?

    just some suggestions and corrections..🙂

      • masih salah kayaknya mba.. hehe
        yang neither pindah lokasinya.. jadi lebih salah kayaknya..

        yang couldn’t masih belum ditambah n..

        yang pierce malah ditambah s.. jadi makin salah.. haha..😀

      • could itu modal.. kata kerja setelahnya akan menggunakan bentuk Verb 1, tanpa ada embel2 s kalau dia singular subjeknya, jadi gak boleh ada tambahan “s”.

        yang true, itu kata sifat.. supaya jadi objek (noun) harus berubah jadi truth.

        yang neither itu di awal udah bener… pake “can neither”, karena artinya “tidak dapat”.. kalo gak pake can jadinya salah, karena dia langsung bentuk simple present.. gak bisa pake neither lagi.. tapi pakai bantuan do/does untuk bikin jadi negatif..

        gitu..😀

      • Di kalimat itu maksud saya sebagai noun clause sebagai subjek.
        Why I couldn’t -> subject
        pierces -> verb

        Yang “the true” memang sengaja. Karena yang saya maksud bukan mencari truth (kebenaran), tetapi the true (yang benar)

        Setelah dipikir-pikir, lebih enak “can”-nya dihilangkan. Lebih kuat nuansa masalahnya.

      • pierces itu bukan bentuk verb 1.. tapi verb 1+s …. gak bisa pake modal.

        Why I couldn’t itu bukan subject.. tapi bentuk pertanyaan retorika, dengan I sebagai subject, couldn’t sebagai modal…

        kalau mau pake true, di belakangnya harus pake noun.. misalnya “true one”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s