Respon atas Nidhal Guessoum: Islam and Cosmology

Pendahuluan sebelum ulasan sendiri tentang pemikiran Nidhal Guessoum

Cipta BG

nidal guessoumDalam Islam and Cosmology, yang merupakan bab ke enam dari buku Islam’s Quantum Question: Reconciling Muslim Tradition and Modern Science (2011), Nidhal Guessoum, seorang professor fisika dan astronomi di American University of Sharjah, UEA,  memberikan ulasan yang lugas dan tajam tentang ragam pandang di dunia Islam soal kosmologi, dari mulai filsafat Islam klasik (abad pertengahan), sufi, “tafsir saintifik”, tradisionalis, dan sains modern. Salah satu poin yang paling menarik dari tulisan tersebut adalah bahwa Guessoum setuju dengan gagasan “kosmologi Islami/teistik” (h. 216-218). Ia beralasan bahwa sekedar kosmologi saintifik tidak bisa memuaskan rasa penasaran manusia terhadap banyak pertanyaan yang berhubungan dengan makna di balik berbagai penemuan saintifik. Ia bertanya, “Bisakah seseorang berbicara tentang ‘singularitas big bang’ tanpa membicarakan apa makna filosofis dan implikasi teologisnya? Bisakah orang mendiskusikan hakikat hukum-hukum fisika di alam semesta tanpa menghubungkannya dengan eksistensi kehidupan, intelijensia, dan kemanusiaan?” (h. 217) Menurutnya persoalan-persoalan seperti itu dan banyak lagi yang…

View original post 1,041 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s