Poetry of The Week: On July’s End

Kesepianku hanyalah…
orang tidak memahami apa yang kupahami
orang tidak membaca apa yang kubaca
orang tidak melihat apa yang kulihat
tidak mencari apa yang kucari
 
Ketika aku menemukan, tidak ada yang dapat kuberikan
ketika aku memberi, tidak ada yang dapat menerima
ketika aku bersuka cita, menari-nari atas kemenanganku
tidak ada yang dapat ikut merayakannya
 
Semarang, 31 Juli 2016
Lonely Deer 2
***

Generasi ini hanya tahu perang dan permusuhan
tapi kehilangan pengenalan tentang
apa itu pahlawan

Berjuta nama, tubuh dan nyawa
lenyap, menguar, berbau di udara, menghilang
bangkai-bangkai politik, perebutan wilayah, dan kuasa

Siapa pahlawan?
hanya pembunuh dan penghancur yang tersampir jubah emas
orang-orang dalam kafan kotor, untuk apa matinya?

Semarang, 31 Juli 2016

 

***

 

Jatuh, belum tentu rusak
Rusak, belum tentu hancur

Di manapun kedudukanmu, di atas atau di bawah,
kau bisa hancur, bukan karena kau jatuh dan rusak

Jatuh, rusak, lalu hancur hanya untuk yang terlemah
seperti cangkang telur cicak

bukan keyakinan iman

Semarang, 29 Juli 2016

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s