Pascabaca “Filsafat Agama”: I Rethink Religion

Waktu kecil aku pernah bertanya, “Bu, apa maksudnya Allah itu Maha Melihat?” Entah bagaimana tepatnya ibuku menjawab waktu itu, tetapi mudah saja aku mengerti. Rasanya intinya begini, dengan bahasaku yang sudah dewasa: Penglihatan Allah tidak dibatasi oleh apapun. Untuk mengkonkretkannya, waktu itu aku ingat ibu memintaku untuk melihat ke luar rumah, membuatku menyadari bahwa penglihatanku […]

The Irony Continued: I’ll Keep Killing Capitalism

Kuliah TISSC sudah selesai seminggu yang lalu, tetapi aku tetap terus memikirkannya. Seharusnya aku mulai mengerjakan tugas membuat makalahnya, tetapi aku justru menulis hal lain. Ahaha… kebiasaan. Tak bisa aku menghentikan pemikiran-pemikiran yang mengalir, sekalipun itu hanya mengandung sedikit pemahaman. Satu minggu yang lalu aku isi dengan menulis kembali hasil pembacaan kembali catatan-catatan kuliah TISSC-ku. […]

I Kill Capitalism

Aku membunuh kapitalisme, begitu kesimpulanku setelah diskusi kami selesai. Aku sendiri tidak menyangka bisa sampai pada titik “memahami” ini. Aku sendiri tidak yakin apakah aku adalah orang yang telah paham. Mungkin masih jauh dari benar-benar paham, tetapi aku tidak bisa meremehkan aku di hari ini. Khusus hari ini, kuliah pascasarjana bersama Prof. Mark Hobart (tema: […]

Menangkan Pergulatan Spiritualmu

Bertanya adalah ciri kemanusiaan kita. Bertanya adalah cermin rasionalitas. Kita hidup tidak dengan cara yang pasif. Kita bukan makhluk yang menerima begitu saja apa-apa yang diberikan kepada kita. Kita berusaha memahami dan mengerti, untuk menerima atau menolak. Kita mengkritisi satu demi satu hal. Kita tidak ingin hidup apa adanya. Kita ingin rasa. Kita ingin makna. […]