Memahami Perilaku Ber-hoax Ria

  Secara psikologis, sebenarnya bagaimana sih orang itu sampai mereka suka dan menyebarkan hoax? Ini menjadi pertanyaan yang masih terus dicari jawabannya. Ingin rasanya memahami mereka dari perspektif mereka sendiri.   Pertama kali tahu kata “hoax” adalah dari buku latihan TOEFL bertahun-tahun yang lalu. Namun, baru benar-benar melihat dan merasakan dampaknya adalah ketika Pilpres 2014 […]

Belajar dari Kudeta Turki: Proyeksi Masa Depan Muslim di Indonesia

“Gerakan Gulen meletakkan basis ideologi Islamnya pada etnokultural Keturkian, sedangkan AKP menempatkan identitas muslim di atas identitas etnis. Gulenisme menganjurkan sintesis Turki-Islam bahwa Islam Turki itu khas. Menurut mereka, Islam masuk ke Turki bukan dibawa orang Arab, melainkan oleh orang Asia Tengah melalui sufisme yang mencinta perdamaian. Akibatnya, Islam Turki lebih moderat, toleran dan lebih […]

Bom Jakarta 2016: Sedikit Melihat Sisi Psikologisnya

1# Selama dan Setelah Bom Jakarta 2016 Kamis, 14 Januari 2016 lalu, ketika sedang asyik-asyiknya mengikuti persidangan Jero Wacik yang dihadiri wapres Jusuf Kalla sebagai saksi di salah satu stasiun televisi swasta, tiba-tiba saja pemberitaan berubah. Sekitar pukul 11 diberitakan telah terjadi aksi terorisme di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat. Itu menjadi peristiwa nasional besar […]

Untuk Psikologi 30 Tahun Lagi Bag. 4: Kritiklah Psikologi (Islam)

1# Berangkat dari Keanehan dalam… Psikologi Islam Tema minggu ini adalah psikologi kritis (critical psychology), dan ini mengingatkan saya pada macam-macam hal, terutama yang terjadi ketika saya menjadi anggota kelompok studi pengembangan psikologi Islami di kampus dulu. Kelompok studi pengembangan psikologi Islami lahir dari pemikiran kritis yang menunjukkan kekurangan-kekurangan teori-teori psikologi yang diproduksi oleh ilmuwan-ilmuwan […]

Untuk Psikologi 30 Tahun Lagi Bag. 3: Pengetahuan Baru tentang Metode Penelitian

Apa yang saya kerjakan untuk membantu kampus menyusun rencana pengembangannya sampai 30 tahun ke depan pada dasarnya adalah penelitian demi penelitian. Uniknya, menariknya, dan bagusnya, penelitian-penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode yang tidak pernah saya tahu (betul) dan tidak pernah saya lakukan sebelumnya. Ini sungguh menyenangkan. Pada luarnya kau tampak bekerja, tetapi jauh di dalam […]

Untuk Psikologi 30 Tahun Lagi Bag. 2: Kompleksitas Impian

Tadi siang, beberapa saat sebelum rapat dimulai, kami mahasiswa melakukan pembicaraan kecil dengan seorang dosen. Beliau bertanya kepada kami satu per satu, “Kamu pribadi ingin psikologi di masa depan seperti apa?” Singkatnya begitu. Itu pertanyaan yang sungguh sulit untuk dijawab. Ketika giliran saya tiba, saya hanya memberikan jawaban standar berkaitan dengan masalah yang klasik Indonesia-belum-punya-psikologinya-sendiri. Saya […]

Untuk Psikologi 30 Tahun Lagi Bag. 1: Awal Mula

Awal bulan lalu saya diminta oleh salah seorang dosen saya untuk membantu dalam sebuah pekerjaan “besar” di kampus. Pekerjaan ini adalah penyusunan rencana pengembangan kampus, terkhusus di bidang sains psikologi, untuk 30 tahun ke depan. Ini hanyalah satu bagian dari keseluruhan kerja, karena selain rencana untuk pengembangan sains psikologi, ada pula rencana untuk pengembangan psikologi […]

Zaltman Metaphor Elicitation Technique (ZMET) untuk Penelitian Psikologi

ZALTMAN METAPHOR ELICITATION TECHNIQUE (ZMET) UNTUK PENELITIAN PSIKOLOGI[1]   Aftina Nurul Husna Magister Psikologi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta Pengertian Zaltman Metaphor Elicitation Technique (ZMET) adalah salah satu teknik dalam penelitian kualitatif yang memanfaatkan wawasan dari mind science untuk membuka pengetahuan yang tidak disadari dalam rangka memahami keyakinan, perilaku, dan keputusan yang dibuat seseorang dengan memanfaatkan […]

Hati yang Percaya

Semoga orang itu tidak punya kesukaan mengunjungi blog ini. Kalaupun dia mengunjungi blog ini, semoga dia tidak membaca tulisan kali ini. Kalaupun dia membaca tulisan ini, semoga dia tidak salah paham. Kalau dia salah paham, akan kukatakan sekarang, aku hanya sedang belajar untuk memahaminya. *** Aku bukan seorang psikolog ataupun ahli psikologi, tetapi kehidupan selalu memberiku cerita […]

Perang Melawan Bias Kognitif

Diambil dari buku “Born to believe: Gen iman dalam otak” (Newberg & Waldman, 2013, h. 393-395) dalam bab Perang CIA Melawan Bias 🙂 *** Orang membangun versinya sendiri tentang “realitas” berdasarkan informasi yang diberikan oleh indra. Akan tetapi, masukan indrawi ini diperantarai oleh proses mental rumit yang menentukan informasi mana yang diterima, bagaimana mengaturnya, dan […]

Mengenali 27 Bias Penyimpang Realitas

Di perjalanan kembali ke Yogyakarta, aku menyelesaikan membaca buku “Born to Believe: Gen Iman dalam Otak” karya Andrew Newberg dan Mark Waldman (Mizan, 2013). Andrew Newberg adalah seorang profesor di Departemen Radiologi dan Psikiatri di Rumah Sakit Universitas Pennsylvania, banyak melakukan penelitian di bidang neurologi dalam kaitannya dengan spiritualitas dan religiusitas. Sangat menarik dan bermanfaat! […]

Orientasi Hidup Materialistis dan Kesejahteraan Psikologis

Makalah ini dimuat di Prosiding Seminar Nasional Psikologi dan Kemanusiaan “Perkembangan Manusia dan Kesejahteraan Psikologis” yang diadakan oleh Universitas Negeri Malang pada 13-14 Februari 2015. *** Orientasi Hidup Materialistis dan Kesejahteraan Psikologis   Aftina Nurul Husna[1] Program Magister Psikologi, Universitas Gadjah Mada   Abstrak Satu persoalan psikologis yang mengancam keberlangsungan hidup manusia di masa depan […]

Ketangguhan dan Kebahagiaan: Pandangan Psikologi, Antropologi, Ekonomika, Sosiologi, dan Komunikasi Massa

Hari ini, 9 Januari 2015, istimewa bagi saya karena berkesempatan ikut serta merayakan hari jadi Fakultas Psikologi UGM yang ke-50 (Sebetulnya ulang tahun fakultas tanggal 8 Januari 2015 kemarin. Wah, akan saya ingat betul karena itu juga tanggal deadline revisi proposal tesis saya. 🙂 ) Ada sejumlah rangkaian acara dan salah satunya yang saya ikuti adalah […]

Keadilan

“Tidak ada keadilan, tidak ada perdamaian!” Itu kalimat yang diteriakkan warga Afro-Amerika di seantero AS yang hari ini berdemonstrasi protes menentang keputusan hakim yang membebaskan perwira polisi yang menembak mati remaja kulit hitam bernama Michael Brown. (baca: KOMPAS Internasional, 26 November 2014). Kasusnya sebenarnya “sederhana”. Singkat cerita, Michael Brown yang sedang bermain di taman dilaporkan oleh […]

Psikologi Susi: Akhir Riset Respon Masyarakat terhadap Berita Menteri Susi Merokok

Seminggu berlalu dan tren berita berganti. Jika pada 27/ 28 Oktober lalu berita tentang Susi Pudjiastuti teratas adalah yang dimuat di Republika Online tentang ia yang kedapatan merokok berbuntut reaksi “keras” dari masyarakat, hari ini (3 November 2014) sampai pukul 11:44 WIB, berita teratas adalah artikel Rhenald Kasali di KOMPAS tentang metakognisi ibu Susi. Ini […]