Poetry of The Week: On July’s End

Kesepianku hanyalah… orang tidak memahami apa yang kupahami orang tidak membaca apa yang kubaca orang tidak melihat apa yang kulihat tidak mencari apa yang kucari   Ketika aku menemukan, tidak ada yang dapat kuberikan ketika aku memberi, tidak ada yang dapat menerima ketika aku bersuka cita, menari-nari atas kemenanganku tidak ada yang dapat ikut merayakannya […]

Poetry of The Week: Jangan Kau Benci Zaman

… crying while trying to understand this poetry. Ini tepat seperti apa yang kita alami saat ini. Kita semua merasakan betapa dunia manusia membara seperti neraka. Ia, si penyair, hidup di masa bangsa Mongol menghancurkan Baghdad dan Dinasti Abbasiyah. Perasaannya sebagai manusia, mungkin, tentu, sama seperti kita yang menyaksikan Dunia Islam abad ini. Ia hidup sezaman […]

Poetry of The Week: I am Lost

Ironi Standar-standar pagar-pagar tinggi pengetahuan dan kepintaran yang jadi penghalang pelajaran Andai kau tahu tentang lautan tempat terendah di bumi yang jadi penampungan terluas Andai kau tahu tentang langit wilayah tanpa dinding dan batas yang jadi alamat kebebasan Hikmah bukan lagi perbendaharaan yang hilang ia udara yang kau hirup, air yang kau reguk     […]

Poetry of The Week: Anti-Utopia

mengapa berpikir negeri ini akan hancur? ketika kiamat masih seratus ribu tahun lagi dalam seabad napasmu, ada waktu untuk perdamaian ada waktu untuk menyemai padang-padang dan menanam mawar-mawar mengapa memenjarakan diri dalam ketakutan? perang tiada akhir antara cahaya-cahaya yang bertarung dengan api kebaikan dan kejahatan, Tuhan penggenggam misteri keduanya mengapa mata dibuat buta karena persepsi, […]

Poetry of The Week: The Age of Information

1# oh dunia… terlalu ramai sekaligus terlalu diam baik kebisingan maupun kebisuannya, aku tak ingin mendengarkannya tenggelam, hanyut, hilang, terdampar dalam bah sampah-sampah gelombang kata-kata: kebijaksanaan dan kemampuan untuk bijak   Semarang, 20 November 2015   *** 2# Dengan seluruh kemajuan teknologi dan perubahan Apakah umat manusia jadi lebih bahagia atau lebih bijak daripada dirinya […]