Mutiara Tasawuf untuk Diri dan Catatan untuk Psikologi Islami

1# Mutiara Tasawuf untuk Diri Tasawuf bukan ilmu yang ditulis dan dibaca saja, tetapi adalah ilmu yang diamalkan. Aku mendapatkan itu di bagian pembukaan buku Thariqat Menuju Kebahagiaan, karya Allamah Sayyid Abdullah Haddad. Setelah mendapatkan kalimat itu, aku menutup buku itu dan memutuskan mencukupkanĀ membaca buku-buku tasawuf. Benar, tasawuf, sebagai (bagian dari) ajaran agama, tak banyak […]

Suatu Hari Bersama Rumi: Syair-syair Pilihan dari “Matsnawi”

Kebersamaan dengan Rumi adalah kebersamaan yang menyenangkan. Butuh bertahun-tahun bagiku untuk akhirnya menyentuh sebagian kecil Matsnawi-nya ini. Aku tidak tahu apa yang aku pikirkan dulu, pada November 2006 ketika membeli buku berjudul Hari-hari Bersama Rumi: Ajaran-ajaran Harian Sang Maestro Sufi (Timothy Freke, 2003). Mungkinkah sebenarnya aku sudah tahu bahwa diriku di masa depan akan mencariĀ dalam […]

Hidup dengan Tasawuf yang Benar: Persoalan Psikologi Sufi, Sejarah Perkembangan Tasawuf, dan Pemurniannya

Aku bersyukur dengan hidupku, setidaknya satu tahun sampai enam bulan terakhir. Aku memasuki secara lebih serius sebuah bidang ilmu yang sebelumnya hanyalah sebuah minat. Aku belajar tasawuf. šŸ™‚ Tasawuf berkenaan dengan aspek batin ajaran agama. Aku memutuskan menghindari masuk dalam perdebatan di antara ulama fikih tentang status tasawuf, juga para murid dan pengikut mereka. Cukup […]

Mutiara Tasawuf untuk Psikologi Islami

Buku tasawuf pertama saya adalah “Humor Sufi”, kumpulan cerita-cerita pendek sufistik Nasruddin Hoja. Saya membacanya ketika masih sekolah dasar dulu, tanpa mengerti sebelumnya apa itu sufi atau tasawuf. Cerita-cerita itu hanya cerita, tetapi selalu teringat betul. Salah satunya begini:Ā Seseorang mendatangi Nasruddin dan meminta fatwa atas permasalahanĀ ke arah manakah dirinya harus menghadap ketika ia mandi di […]