Membangun Teori Psikologi yang Islami

Sedikit pengantar: Alhamdulillah, Jumat kemarin (4/11) diberi Allah kesempatan untuk mengikuti workshop pra konferensi internasional IAMP (International Association of Muslim Psychologists). Ada beberapa workshop, tetapi saya memilih “Islamic theory building” yang dibawakan oleh Pak Bagus Riyono dari UGM. Kegiatan workshop itu sendiri memberikan banyak insights, tetapi di luar itu ada diskusi yang kemudian saya lakukan […]

Ilmu tentang Gerak Hati (Kathir): Satu Pokok dalam Ilmu an-Nafs (Psikologi Islami)

Sedikit pengantar:   Hati manusia adalah adalah misteri kehidupan paling besar. Kita yang belajar psikologi akan tahu bahwa hampir-hampir tidak pembahasan tentang hati manusia di dalam literatur-literatur psikologi modern. Ada konsep tentang “human heart” dan pada kenyataannya orang pun banyak membicarakan tentang their heart, tetapi tidak ada teori yang berhasil menyelami hati sebagai entitias yang […]

Diari Tesis Bag. 13: Pertolongan-pertolongan Allah

PERTOLONGAN ALLAH DI SEPANJANG JALAN JADI MAHASISWA DAN BUAT TESIS YANG BERKAH🙂   1# Sampai “dibantu” Jokowi hehe   Waktu itu, tepat setahun lalu, sedang genting-gentingnya butuh analisis data cepet, jadinya perlu pakai software analisis data NVivo. Awalnya mau nebeng komputer kampus, karena waktu itu sekalian kerja bantu penelitian dosen. Tapi, nggak mungkin setiap hari […]

Memahami Islamisme Bag. 6: Belajar Membedakan antara Islam dan Islamisme

1# Memang masalahnya adalah kegagalan banyak orang membedakan antara Islam dan Islamisme. Akibatnya setiap kritik terhadap Islamisme dianggap serangan terhadap Islam dan pengkritiknya pun yang sesama Muslim dijatuhi label mulai dari musuh Islam, liberal, sesat, Yahudi, antek Barat, dan kafir. Terkait status Islamisme, seorang Islamis memang cenderung tidak mau/ tidak bisa membedakan dan memisahkan antara […]

Kritis terhadap Konsep Psikologis “Ridha”

Beberapa hari yang lalu mengikuti kuliah umum di grup WA Psikologi Islam tentang konsep ridha. Apa itu ridha: menerima dengan senang hati segala ketentuan Allah, baik nikmat maupun musibah. Konsep ini digadang-gadang sebagai “the paramount of Islamic well-being” karena secara normatif dalam Islam “tujuan hidup manusia adalah untuk mencapai keridhaan Allah.”   ***   Konsep […]

Reaching Dream Bag. 21: Antara Kerja, Karya, dan Cita-cita

1# Pascalulus S2 Belum diwisuda sih, tapi kalau sudah ujian tesis, itu artinya lulus. Alhamdulillah wa syukurillah…🙂 Akhirnya aku merasakan apa yang dirasakan teman-teman. Kalau tidak menjadi yang ditanya, “Habis lulus mau ke mana?”, aku jadi yang bertanya, “Habis lulus ini mau ngapain?” Jawaban standar orang-orang ya bekerja; tapi juga ada yang inginnya senang-senang dulu […]

Bijak Menghadapi dan Memanfaatkan Informasi Sejarah

KASUS Teks yang menyertai: (Sumber: Facebook Muslimina) Perancis dalam Lembaran Sejarah • Perancis mengumpulkan 400 ulama’ muslim dan memenggal kepala mereka dalam lembaran sejarah, di tengah penjajahan mereka atas Chad tahun 1917 M. [“Chad” tulisan Ahli Sejarah Mahmud Syakir hal.73] • Ketika Perancis memasuki kota Aghwat di Al Jazair tahun 1852 M, mereka membakar sepertiga […]

Poetry of The Week: On July’s End

Kesepianku hanyalah… orang tidak memahami apa yang kupahami orang tidak membaca apa yang kubaca orang tidak melihat apa yang kulihat tidak mencari apa yang kucari   Ketika aku menemukan, tidak ada yang dapat kuberikan ketika aku memberi, tidak ada yang dapat menerima ketika aku bersuka cita, menari-nari atas kemenanganku tidak ada yang dapat ikut merayakannya […]

“Hadji Murad” dan Renungan tentang Perang Suci

Satu nama teringat ketika membaca “Hadji Murad”, karya terakhir Leo Tolstoy. Shamil Basayev, pemimpin militan Islamis Chechnya yang meninggal dunia sekitar tujuh tahun yang lalu ketika aku masih di bangku sekolah menengah. Berkenaan dengan gerakan kaum Islamis, tahun-tahun itu situasinya sungguh berbeda dengan saat ini. Isu-isu yang terangkat adalah perang AS-Afghanistan, perang AS-Irak, perang Israel-Palestina, perang India-Kashmir, […]

Curiga vs Percaya

  Curiga. 1) berhati-hati atau berwaswas (karena khawatir, menaruh syak, dan sebagainya); 2) (merasa) kurang percaya atau sangsi terhadap kebenaran atau kejujuran seseorang (takut dikhianati dan sebagainya). Orang itu curiga agaknya karena ia bisa menggunakan pikirannya untuk membuat suatu dugaan, tetapi sayangnya, proses berpikirnya itu disetir oleh emosi yang negatif bernama takut. Rasa takut sungguh-sungguh […]

Karya Kemanusiaan dalam Anime: “Attack on Titan” & “The Sky Crawlers”

1# Sastra. Banyak dari kita yang mungkin kacau mendefinisikannya, memahami apa artinya. Karena itulah kita kacau pula dalam memahami apa fungsinya bagi diri dan hidup kita. Kita memandang sastra sebagai sesuatu yang tampaknya berat; kita memahaminya hanya sebagai “buku-buku” sebagaimana memang ia sering menampakkan diri dalam wujud tulisan, hanya sebagai cerita-cerita dan karena itu kita […]

“A Specialist in The Construction of The Whole”

“Wholeness is not achieved by cutting off a portion of one’s being, but integration of the contraries.” — C. G. Jung 1#   Ada sebagian orang yang tidak suka pada Kompas dan menikmatinya dengan kecurigaan. Itu sangat disayangkan. Untukku sendiri, membaca koran ini adalah satu-satunya cara saya saat ini berinteraksi dengan para intelektual negeri ini, […]

Pelajaran dari Potongan-potongan Keajaiban

1# Ia selalu bilang kalau dirinya orang bodoh; selalu merasa bodoh dan tidak seperti orang-orang yang lebih maju. Aku benar-benar mengerti itu sehingga aku tidak berharap akan melihatnya menjadi pribadi seperti orang-orang dari kalangan ilmuwan dan cendekiawan yang selalu kita tahu karakternya. Ia selalu bilang kalau hanya karena keberuntunganlah (Rahmat Allah) ia bisa di posisinya sekarang […]

Poetry of The Week: Jangan Kau Benci Zaman

… crying while trying to understand this poetry. Ini tepat seperti apa yang kita alami saat ini. Kita semua merasakan betapa dunia manusia membara seperti neraka. Ia, si penyair, hidup di masa bangsa Mongol menghancurkan Baghdad dan Dinasti Abbasiyah. Perasaannya sebagai manusia, mungkin, tentu, sama seperti kita yang menyaksikan Dunia Islam abad ini. Ia hidup sezaman […]

Belajar dari Kudeta Turki: Proyeksi Masa Depan Muslim di Indonesia

“Gerakan Gulen meletakkan basis ideologi Islamnya pada etnokultural Keturkian, sedangkan AKP menempatkan identitas muslim di atas identitas etnis. Gulenisme menganjurkan sintesis Turki-Islam bahwa Islam Turki itu khas. Menurut mereka, Islam masuk ke Turki bukan dibawa orang Arab, melainkan oleh orang Asia Tengah melalui sufisme yang mencinta perdamaian. Akibatnya, Islam Turki lebih moderat, toleran dan lebih […]